0102030405
Apa perbedaan antara CNC 3 sumbu, 4 sumbu, dan 5 sumbu?
30 Oktober 2025
Pemesinan kontrol numerik adalah pembuatan dan pengolahan komponen dan produk di bawah kendali komputer.
Pemesinan CNC Proses ini melibatkan penggunaan mesin kontrol numerik komputer (CNC) untuk membentuk dan mengubah ukuran suatu benda kerja dengan cara menghilangkan material secara otomatis. Biasanya, material yang digunakan adalah plastik atau logam, dan setelah proses penghilangan selesai, produk jadi pun dihasilkan.
Proses ini juga dikenal sebagai manufaktur subtraktif. Untuk melakukan pemesinan CNC, aplikasi komputer digunakan untuk mengontrol pergerakan mesin perkakas. Proses pemesinan CNC meliputi penggilingan dan pembubutan yang paling umum, diikuti oleh penggerindaan, EDM, dan lain-lain. Di antaranya, penggilingan adalah penerapan alat berputar pada permukaan benda kerja, bergerak sepanjang 3, 4, atau 5 sumbu. Penggilingan pada dasarnya adalah pemotongan atau pemangkasan benda kerja, dan dapat dengan cepat memproses geometri kompleks dan bagian presisi dari logam atau termoplastik. Pembubutan adalah penggunaan mesin bubut untuk memproduksi bagian yang mengandung fitur silindris. Benda kerja berputar pada sumbu dan bersentuhan dengan Pembubutan Presisi Alat untuk membentuk tepi melingkar, lubang radial dan aksial, celah, dan alur.

Dibandingkan dengan pemesinan manual tradisional, pemesinan CNC jauh lebih cepat. Selama kode komputer benar dan sesuai dengan desain, produk jadi akan memiliki akurasi dimensi yang tinggi dan kesalahan yang kecil.
manufaktur CNC Metode ini ideal untuk pembuatan prototipe cepat. Metode ini juga dapat digunakan untuk memproduksi produk dan komponen jadi, tetapi umumnya hanya hemat biaya untuk produksi dalam jumlah kecil dan volume rendah.

Pemesinan CNC multi-sumbu
Penggilingan CNC Proses ini melibatkan pembuangan material menggunakan alat yang berputar. Benda kerja dapat tetap diam dan alat bergerak di atasnya, atau benda kerja masuk ke dalam mesin pada sudut yang telah ditentukan. Semakin banyak sumbu gerak yang dimiliki suatu mesin, semakin kompleks dan cepat proses pembentukannya.
Mesin CNC 3 sumbu
Penggilingan CNC tiga sumbu tetap menjadi salah satu proses pemesinan yang paling populer dan banyak digunakan. Dalam pemesinan tiga sumbu, benda kerja tetap diam sementara alat yang berputar memotong sepanjang sumbu x, y, dan z. Ini adalah bentuk pemesinan CNC yang relatif sederhana dan cocok untuk pembuatan produk dengan struktur sederhana. Namun, metode ini tidak cocok untuk pemesinan geometri kompleks atau produk dengan komponen yang rumit.
Karena pemotongan terbatas pada tiga sumbu, kecepatan pemesinan juga bisa lebih lambat daripada CNC empat atau lima sumbu, karena benda kerja mungkin perlu diposisikan ulang secara manual untuk mencapai bentuk yang diinginkan.

Mesin CNC 4 sumbu
Pada mesin milling CNC empat sumbu, sumbu keempat ditambahkan ke gerakan alat potong, memungkinkan rotasi di sekitar sumbu x. Sekarang ada empat sumbu - sumbu x, sumbu y, sumbu z, dan sumbu a (rotasi di sekitar sumbu x). Sebagian besar mesin CNC empat sumbu juga memungkinkan benda kerja untuk diputar, yang disebut sumbu b, sehingga mesin dapat berfungsi sebagai mesin milling dan mesin bubut.
Jika Anda perlu mengebor lubang di sisi suatu bagian atau pada permukaan lengkung silinder, mesin CNC 4 sumbu adalah pilihan terbaik. Mesin ini sangat mempercepat proses pengerjaan dan memiliki akurasi pengerjaan yang tinggi.
Mesin CNC 5 sumbu
Mesin milling CNC lima sumbu memiliki sumbu rotasi tambahan dibandingkan dengan CNC empat sumbu. Sumbu kelima adalah rotasi di sekitar sumbu Y, yang juga dikenal sebagai sumbu B. Benda kerja juga dapat diputar pada beberapa mesin, yang terkadang disebut sumbu B atau sumbu C.

Karena keserbagunaannya yang tinggi, permesinan CNC lima sumbu digunakan untuk memproduksi komponen presisi yang kompleks, seperti komponen medis untuk anggota tubuh atau tulang buatan, komponen kedirgantaraan, komponen titanium, komponen mesin minyak dan gas, serta produk militer.










