Leave Your Message

desain lembaran logam berlubang

13 Maret 2026

Blanking adalah proses pencetakan dasar yang menggunakan cetakan untuk memisahkan material. Proses ini dapat langsung menghasilkan bagian datar atau menyiapkan bahan baku untuk proses pencetakan lainnya seperti pembengkokan, penarikan, pembentukan, dll. Proses ini juga dapat melakukan pemotongan, pemangkasan, dll. pada bagian hasil pencetakan yang telah dibentuk. Pemrosesan blanking mencakup sekitar... 50% hingga 60% dari keseluruhan proses pencetakan.

⛓️ Proses dasar

Proses pemotongan dibagi menjadi pemotongan dan pelubangan. metode pencetakan Proses yang menggunakan penempaan untuk mendapatkan bagian atau lembaran dengan bentuk tertentu disebut pemotongan lembaran (blanking); sebaliknya, penempaan digunakan untuk membuat lubang.

⚙️
Diagram pengosongan

📐 Desain teknologi komponen hasil pengepresan

  1. Bentuk dan ukurannya harus sesederhana mungkin untuk meminimalkan pemborosan.
  2. Hindari sudut tajam; gunakan tautan lengkung dengan radius. R≥1.5t.
  3. Hindari penggunaan kantilever dan celah yang panjang dan sempit.

Kedalaman dan lebar tonjolan dan lekukan pada bagian pemotongan umumnya tidak boleh kurang dari... 1,5t (t adalah ketebalan material)Pada saat yang sama, hindari antarmuka yang panjang dan sempit serta alur yang terlalu sempit untuk meningkatkan kekuatan tepi cetakan.

4. Lubang melingkar lebih disukai

Persyaratan ukuran minimum untuk melubangi

📏

5. Ruang dan margin lubang untuk melubangi

Persyaratan ketebalan dinding minimum

Dengan cetakan komposit, akurasi antara lubang dan bentuk, serta antara lubang yang diproses, lebih mudah dipastikan, dan efisiensi pemrosesannya lebih tinggi. Terdapat persyaratan ketebalan dinding minimum untuk jarak antara lubang dan antara lubang dan bentuk.

6. Melubangi bagian yang bengkok Kapan melubangi bagian yang bengkok dan bagian yang dibentuk dengan metode deep drawing, jarak tertentu harus dijaga antara dinding lubang dan lengan lurus.

7. Tepi lubang pada bagian yang ditekuk Lubangi terlebih dahulu, kemudian tekuk. Posisi lubang berada di luar area deformasi tekukan untuk menghindari deformasi lubang saat benar-benar kosong. Untuk jarak dari dinding lubang ke tepi tekukan, lihat tabel di bawah ini.

Ketebalan material Jarak minimum (mm)
≤2 1,5 ton
>2 2.0t

8. Tambahkan lubang penempatan proses Untuk memastikan penempatan benda kerja yang akurat di dalam cetakan dan mencegah benda kerja melentur selama pembengkokan dan menyebabkan produk cacat, lubang penempatan proses harus ditambahkan terlebih dahulu selama tahap desain. Terutama untuk bagian yang dibentuk dengan beberapa kali pembengkokan, posisi lubang proses harus diposisikan sebagai patokan untuk mengurangi kesalahan kumulatif dan memastikan kualitas produk.

⚡ Proses pemotongan dan deformasi

Jika celahnya normal dan mata pisaunya tajam, proses deformasi pemotongan dapat dibagi menjadi tiga tahap:

  1. 1️⃣ Deformasi elastis — tegangan
  2. 2️⃣ Deformasi plastik — tegangan > tegangan luluh

Terdapat celah antara cetakan cembung dan cekung, dan deformasinya kompleks. Ini bukan sekadar deformasi geser plastis, tetapi juga disertai dengan pembengkokan, peregangan, kompresi, dan deformasi lainnya pada cetakan cembung dan cekung.

  1. 3️⃣ Pemisahan fraktur — tegangan > batas kekuatan
Tahapan deformasi

Retakan pertama kali terjadi di sisi dekat tepi pemotong cetakan - sisi dekat tepi pemotong penekan - retakan atas dan bawah merambat dan bertemu - terjadilah pemisahan material.

✨ Kualitas komponen hasil pemotongan dan faktor-faktor yang memengaruhinya

Kondisi penampang

vertikal, halus, dengan gerigi kecil

Akurasi dimensi

Persyaratan rentang toleransi yang ditentukan dalam gambar.

Kesalahan bentuk

memenuhi persyaratan gambar; permukaan lurus

Analisis penampang
Faktor kualitas

1. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas penampang bagian hasil pemotongan lembaran logam.

🧪

(1) Sifat material

Plastisitas yang baik → retak lebih lambat → lebih banyak pita terang

🔧

(2) Celah cetakan

Celah kecil → geseran sekunder; Celah besar → retak sekunder

⚔️

(3) Status terdepan

Ujung yang tumpul menyebabkan gerigi pada ujung yang sesuai.

2. Akurasi dimensi bagian pemotongan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya

Akurasi dimensi mengacu pada perbedaan antara ukuran sebenarnya dari bagian yang dipotong dan dimensi dasar pada gambar. Perbedaan ini mencakup penyimpangan dalam dua aspek: pertama adalah penyimpangan dari bagian yang dilubangi Yang pertama berkaitan dengan ukuran punch atau die; yang kedua adalah penyimpangan manufaktur dari cetakan itu sendiri.

📐 Akurasi pembuatan cetakan
🧱 Sifat-sifat material
⚙️ Celah kosong

3. Kesalahan bentuk pada bagian hasil pemotongan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya

Kesalahan bentuk pada bagian hasil pemotongan mengacu pada cacat seperti pembengkokan, distorsi, dan deformasi.

🌀

Halaman melengkung

Permukaan lengkung yang tidak rata. Disebabkan oleh celah yang berlebihan, momen lentur yang meningkat, anisotropi.

🔀

Distorsi

Bagian yang bengkok. Disebabkan oleh material yang tidak rata, celah, atau gesekan.

💥

Deformasi

Tonjolan akibat penusukan tepi atau jarak lubang yang terlalu kecil.