desain lembaran logam berlubang
Blanking adalah proses pencetakan dasar yang menggunakan cetakan untuk memisahkan material. Proses ini dapat langsung menghasilkan bagian datar atau menyiapkan bahan baku untuk proses pencetakan lainnya seperti pembengkokan, penarikan, pembentukan, dll. Proses ini juga dapat melakukan pemotongan, pemangkasan, dll. pada bagian hasil pencetakan yang telah dibentuk. Pemrosesan blanking mencakup sekitar... 50% hingga 60% dari keseluruhan proses pencetakan.
⛓️ Proses dasar
Proses pemotongan dibagi menjadi pemotongan dan pelubangan. metode pencetakan Proses yang menggunakan penempaan untuk mendapatkan bagian atau lembaran dengan bentuk tertentu disebut pemotongan lembaran (blanking); sebaliknya, penempaan digunakan untuk membuat lubang.

📐 Desain teknologi komponen hasil pengepresan
- Bentuk dan ukurannya harus sesederhana mungkin untuk meminimalkan pemborosan.
- Hindari sudut tajam; gunakan tautan lengkung dengan radius. R≥1.5t.
- Hindari penggunaan kantilever dan celah yang panjang dan sempit.
Kedalaman dan lebar tonjolan dan lekukan pada bagian pemotongan umumnya tidak boleh kurang dari... 1,5t (t adalah ketebalan material)Pada saat yang sama, hindari antarmuka yang panjang dan sempit serta alur yang terlalu sempit untuk meningkatkan kekuatan tepi cetakan.
4. Lubang melingkar lebih disukai
Persyaratan ukuran minimum untuk melubangi
5. Ruang dan margin lubang untuk melubangi
Persyaratan ketebalan dinding minimum
Dengan cetakan komposit, akurasi antara lubang dan bentuk, serta antara lubang yang diproses, lebih mudah dipastikan, dan efisiensi pemrosesannya lebih tinggi. Terdapat persyaratan ketebalan dinding minimum untuk jarak antara lubang dan antara lubang dan bentuk.
6. Melubangi bagian yang bengkok Kapan melubangi bagian yang bengkok dan bagian yang dibentuk dengan metode deep drawing, jarak tertentu harus dijaga antara dinding lubang dan lengan lurus.
7. Tepi lubang pada bagian yang ditekuk Lubangi terlebih dahulu, kemudian tekuk. Posisi lubang berada di luar area deformasi tekukan untuk menghindari deformasi lubang saat benar-benar kosong. Untuk jarak dari dinding lubang ke tepi tekukan, lihat tabel di bawah ini.
8. Tambahkan lubang penempatan proses Untuk memastikan penempatan benda kerja yang akurat di dalam cetakan dan mencegah benda kerja melentur selama pembengkokan dan menyebabkan produk cacat, lubang penempatan proses harus ditambahkan terlebih dahulu selama tahap desain. Terutama untuk bagian yang dibentuk dengan beberapa kali pembengkokan, posisi lubang proses harus diposisikan sebagai patokan untuk mengurangi kesalahan kumulatif dan memastikan kualitas produk.
⚡ Proses pemotongan dan deformasi
Jika celahnya normal dan mata pisaunya tajam, proses deformasi pemotongan dapat dibagi menjadi tiga tahap:
- 1️⃣ Deformasi elastis — tegangan
- 2️⃣ Deformasi plastik — tegangan > tegangan luluh
Terdapat celah antara cetakan cembung dan cekung, dan deformasinya kompleks. Ini bukan sekadar deformasi geser plastis, tetapi juga disertai dengan pembengkokan, peregangan, kompresi, dan deformasi lainnya pada cetakan cembung dan cekung.
- 3️⃣ Pemisahan fraktur — tegangan > batas kekuatan

Retakan pertama kali terjadi di sisi dekat tepi pemotong cetakan - sisi dekat tepi pemotong penekan - retakan atas dan bawah merambat dan bertemu - terjadilah pemisahan material.
✨ Kualitas komponen hasil pemotongan dan faktor-faktor yang memengaruhinya
Kondisi penampang
vertikal, halus, dengan gerigi kecil
Akurasi dimensi
Persyaratan rentang toleransi yang ditentukan dalam gambar.
Kesalahan bentuk
memenuhi persyaratan gambar; permukaan lurus


1. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas penampang bagian hasil pemotongan lembaran logam.
(1) Sifat material
Plastisitas yang baik → retak lebih lambat → lebih banyak pita terang
(2) Celah cetakan
Celah kecil → geseran sekunder; Celah besar → retak sekunder
(3) Status terdepan
Ujung yang tumpul menyebabkan gerigi pada ujung yang sesuai.
2. Akurasi dimensi bagian pemotongan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya
Akurasi dimensi mengacu pada perbedaan antara ukuran sebenarnya dari bagian yang dipotong dan dimensi dasar pada gambar. Perbedaan ini mencakup penyimpangan dalam dua aspek: pertama adalah penyimpangan dari bagian yang dilubangi Yang pertama berkaitan dengan ukuran punch atau die; yang kedua adalah penyimpangan manufaktur dari cetakan itu sendiri.
3. Kesalahan bentuk pada bagian hasil pemotongan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya
Kesalahan bentuk pada bagian hasil pemotongan mengacu pada cacat seperti pembengkokan, distorsi, dan deformasi.
Halaman melengkung
Permukaan lengkung yang tidak rata. Disebabkan oleh celah yang berlebihan, momen lentur yang meningkat, anisotropi.
Distorsi
Bagian yang bengkok. Disebabkan oleh material yang tidak rata, celah, atau gesekan.
Deformasi
Tonjolan akibat penusukan tepi atau jarak lubang yang terlalu kecil.










